WASPADA GALUNGGUNG

Suhu Kawah Gunung Galunggung Capai 13 Derajat Celcius

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 14 Februari 2012, 17:32 WIB
Suhu Kawah Gunung Galunggung Capai 13 Derajat Celcius
pantau galunggung/rmol
RMOL. Status gunung Galunggung di Tasikmalaya, meningkat dari aktif normal menjadi waspada level II. Aktifitas gunung ditandai dengan meningkatnya suhu dan temperetur gunung mencapai 13 derajat celcius. Petugas menghimbau kepada warga agar tidak mendekat kawah dalam radius 0,5 KM.
 
Gunung Galunggung yang membelah Tasikmalaya dan Garut, statusnya dinyatakan waspada dari aktif normal. Kenaikan status ini ditandai dengan peningkatan suhu danau kawah sebesar 13 derajat celcius. Selain itu, status waspada juga dilihat dari perubahan warna danau kawah dari hijau menjadi coklat pekat.
 
Petugas dari Posko Pemantauan Gunung Galunggung, terus melakukan pengamatan dengan seksama. Dari alat dekteksi gempa tektonik jauh mencatat, sudah terjadi beberapa kali gempa lokal dan gempa jauh dengan durasi lebih dari satu menit.
 
Dari foto yang diambil oleh petugas, terlihat dua titik gempa bualan di kawah Gunung Galunggung. Kini kondisi Gunung Galunggung tengah diselimuti kabut tebal. Petugas posko pengamatan menghimbau kepada warga agar tidak mendekati kawah gunung dalam radius 0,5 Km. Jalur pendakian gunung pun kini ditutup bagi pendaki.
 
Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Galunggung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Heri Supartono, menyebutkan pada Senin kemarin (13/2) telah terjadi tiga kali gempa. Satu kali gempa tektonik pada pukul 17.23.15 dengan durasi 15 detik 15 amplitudo. Dua kali gempa bualan terjadi pada pukul 06.50 durasi 40 detik dan terjadi pada pukul 15.36 durasi 20 detik.
 
Sedangkan pada hari Minggu terjadi empat kali gempa tektonik lokal dengan durasi antara 57 sampai 133 detik. Dan terjadi empat gempa bualan dengan durasi 40 sampai 90 detik.
 
Gunung Galunggung sendiri merupakan gunung api aktif yang memiliki danau kawah di puncak. Diameternya cukup luas mencapai 100 meter dengan kedalaman 11 meter. Volume airnya lebih dari 750 meter kubik.
 
Di dalam kawah tersebut terdapat kerucut silinder setinggi 30 meter dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250 x 165 meter. Kerucut ini terbentuk selama erupsi tahun 1982-1983.
 
Erupsi 1982-1983 terjadi dalam 9 bulan pada tanggal 5 April 1982-8 Januari 1983, menghasilkan tinggi kolom asap berwarna hitam yang mencapai ketinggian 10 KM. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA