Pasalnya, dari berbagai survei, salah seorang calon yang diusung sangat berpotensi menjadi orang nomor satu di Jakarta.
Hal itu dikemukakan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Tantowi Yahya saat menyampaikan visi-misi di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta kemarin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Jakarta, Prya Ramadhani menyatakan saat ini DPP Partai Golkar memang belum memutuskan siapa yang akan diusung Partai Golkar untuk maju pada pemilihan gubernur Jakarta tahun depan.
Karena, proses perumusan hasil survei masih berlangsung. Meski begitu, besan Ical ini mengakui popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas Tantowi paling unggul diantara dirinya dan juga Azis Syamsuddin. Bahkan lanjut Prya, akseptabitas dan elektabilitas Tantowi lebih unggul dari incumbent, Fauzi Bowo.
Karena itu, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Prya mengatakan, dia akan ikhlas dan legowo jika DPP Partai Golkar akhirnya mengusung Tantowi sebagai kandidat yang mendapat tiket dari Partai Golkar. "Bagi saya, yang penting dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012 mendatang kandidat yang diusung Partai Golkar dapat menang secara terhormat," ujar Prya.
Hal yang sama juga dikatakan Tantowi Yahya. Anggota Komisi I DPR ini juga akan menerima jika pada akhirnya DPP Partai Golkar memutuskan hal yang berbeda dengan apa yang selama ini berkembang lewat survei. Tapi Tantowi yakin jika DPP Partai Golkar konsisten bahwa calon yang diusung memang benar-benar punya popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas tinggi. "Kebetulan dari hasil berbagai survei, nama saya yang mendapatkan hasil tersebut, " tutur Tantowi.
BERITA TERKAIT: