"Otoritas China sedang mengalihkan perhatian dari subversi politik dan penghindaran pajak ke gambar bugil," kata Ai seperti yang dikutip dari
Guardian, Sabtu (19/11).
Ai bercerita, saat pendukungnya mendatangi dan meminta foto bersama, ia mengatakan 'Mengapa kita tidak foto telanjang saja?' Mendapat tawaran seperti itu, semua pendukungnya pun setuju. Kami mengambil gambar dan mengunggahnya ke internet. "Jika mereka melihat ketelanjangan sebagai pornografi, maka China masih pada dinasti Qing," ujar Ai.
Tahun ini, Ai telah ditahan selama 81 hari di sebuah lokasi rahasia, diinterogasi mengenai tuduhan subversi, kemudian dituduh melakukan penggelapan pajak dan didenda 15 juta Yuan. Beberapa asistennya juga ditahan dan diinterogasi tentang keyakinan politik, bisnis dan kehidupan pribadi Ai.
Para pengacaranya mengatakan, penyelidikan ini bermotif politik untuk membungkam Ai, yang telah menggunakan profil tingginya untuk berbicara mengenai kebrutalan polisi, korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia di China.
Polisi China enggan membicarakan kasus ini dan hanya sedikit media domestik yang menyinggung. Tapi koran Partai Komunis,
Global Times, menyebutkan, para pembangkang seperti Ai hanya bisa ada karena dukungan dari Barat.
"Selama 30 tahun Ai Weiwei jatuh-bangun, tapi China terus maju. Meskipun orang-orang seperti Ai pesimis, kecenderungan sosial yang nyata adalah bahwa mereka harus dihilangkan dalam proses meningkatnya Cina," kata seorang komentator koran tersebut.
Ai selama ini telah berusaha melakukan perlawanan terhadap para penuduhnya dengan sebuah kampanye internet. Dia mengatakan, 30 ribu orang telah menyumbang total lebih dari 8 juta Yuan untuk banding atas denda pajaknya.
Sebuah muatan pornografi atau cabul berdasarkan gambar mengungkapkan sejauh ini cenderung menimbulkan ejekan dan kemarahan di kalangan pendukung Ai. Banyak seniman kontemporer China telah tampil bugil dalam pekerjaan mereka. Ai mengatakan, polisi sebelumnya menanyakan tentang gambar, tetapi ia meragukan mereka mengerti seni.
[zul]
BERITA TERKAIT: