"Saya kira biasa-biasa saja. Tak ada pengaruhnya. Malah masalah isu politik yang lebih dominan. Makanya saya kira tidak begitu berpengaruh," kata Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).
Tapi menurut sebagian pengamat, kalau memang mau maju pada pemilihan presiden, Sri Mulyani harus mendekati partai-partai besar. Karena tak mungkin hanya mengharapkan Partai Serikat Independen.
Karena itu, saat ditanyakan, apakah ada peluang PKS mendukung Sri Mulyani, Mahfudz menegaskan,"PKS sampai saat ini belum membicarkan tentang capres. Kita belum mengarah ke sana."
Apakah karena Sri Mulyani perempuan, disebut berpikiran neolib, lalu tidak akan didukung PKS?
"Nggak juga. Siapa pun punya peluang. Tapi nanti kan kita lihat setelah Pemilu. Kita terbuka terhadap siapa saja," jawabnya sambil menambahkan soal capres, Majelis Syuro PKS yang berhak menentukan.
[zul]
BERITA TERKAIT: