"Tapi bisa saja
end user-nya yang tidak cepat tanggap serta lamban dalam mengambil keputusan. Misalnya, ragu-ragu," kata anggota Komisi I dari Fraksi Partai Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu (Selasa, 18/10).
Karena itu, Susaningtyas menyambut baik penunjukan Letnan Jenderal TNI Marciano Norman sebagai Kepala BIN. Marciano dikenal cukup dekat dengan SBY dan pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden.
Kedekatan antara kepala negara dan kepala BIN ini, kata Susaningtyas, sangat penting. Tanpa kedekatan, meskipun kepala BIN berasal dari jalur intel, mungkin saja akan kesulitan dalam menyampaikan informasi secara cepat kepada presiden.
"Semoga Marciano dapat menjalankan tupoksinya dengan baik sesuai UU Intelijen yang sebentar lagi akan diberlakukan. Tentu dengan tidak mengabaikan hak asasi manusia," demikian Nuning.
[ysa]
BERITA TERKAIT: