Pertama, kata Yunato, usulan yang baru disampaikan Ruhut Rabu malam kepada
Rakyat Merdeka Online itu akan menimbulkan perpecahan di tubuh internal Demokrat dan mempertegas faksionasi.
Kedua, usalan ini mengkangkangi Anas Urbaningrum. Sebab, yang memutuskan ganti tidaknya ketua Fraksi adalah ketua umum. Dan ketiga, nama Ibas sangat sensitif di masyarakat.
Kalau Ibas benar diangkat, kata Yunato, masyarakat akan curiga bahwa keluarga SBY memang benar sedang membangun dinasti.
"Jadi ini akan jadi
blunder lagi. Harusnya Ruhut tidak banyak bicara lagi. Sebab, dia sudah tidak punya otoritas di Demokrat,†katanya kepada
Rakyat Merdeka Online, Rabu malam (28/9).
Soal kapasitas Ibas, Yunarto mengaku tidak mau meragukan. Namun, akan sulit bagi seorang Sekjen untuk merangkap jabatan lain, apalagi sebagai ketua Fraksi.
"Tugas Sekjen itu sangat sulit. Dia bertanggung jawab dalam administrasi semua urusan partai, otoritas kekuasaan, dan jadi garda terdepan dalam rapat-rapat partai. Kalau dia harus merangkap, akan sangat sulit. Apalagi merangkapnya sebagai ketua Fraksi yang tiap hari harus berhadapan dengan politisi partai lain dan juga media" jelasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: