Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y. Thohari, mengatakan rencana boikot oleh Banggar itu berlebihan.
"Rencana itu terlalu drastis dan berlebihan. Selain tidak produktif, juga akan mengganggu jalannya pembahasan dan rencana pembangunan dalam konteks luas," kata Hajrianto di Solo (Jumat, 23/9).
Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Golkar ini menegaskan, bila boikot tersebut jadi dilakukan, maka pembangunan terpaksa memakai anggaran yang dipakai tahun ini.
"APBN 2011 sekitar 1300 triliun, sementara APBN 2012 adalah 1400 triliun, seperti disampaikan presiden beberapa waktu lalu. Maka jika diboikot anggaran 2012 kembali (jumlahnya) pada APBN 2011," jelasnya.
Pihaknya berharap ada titik temu antara Banggar dengan KPK, sehingga tidak mengganggu proses pembahasan APBN.
[dem]
BERITA TERKAIT: