Din Syamsuddin: Jangan Jadi Part of The Problem!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 20 September 2011, 23:22 WIB
Din Syamsuddin: Jangan Jadi <i>Part of The Problem!</i>
din/ist
RMOL. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menegaskan umat Islam harus menjadi pelopor majunya Indonesia. Karena bagaimanapun, pemeluk Islam, menempati posisi terbesar dibanding agama lain. Jika tidak menjadi pelopor, maka dikhawatirkan umat Islam akan menjadi bagian dari persoalan (part of the problem), bukan menjadi pemecah persoalan  (problem solver) terhadap persoalan bangsa ini.

"Besarnya umat Islam akan menjadi tolok ukur maju mundurnya bangsa. Apabila maju, itu mengindikasikan majunya umat Islam. Tapi sebaliknya, mundurnya bangsa juga bisa mengindikasikan mundurnya umat Islam," kata Din di sela-sela acara silaturahim Idul Fitri 1432H PP Muhammadiyah dengan Ormas Islam dan Tokoh
Islam, di gedung dakwah Muhammadiyah, malam ini (Selasa 20/9).

Untuk itu, kata Din, alangkah baiknya apabila umat Islam hadir sebagai pemecah persoalan, bukan sebaliknya, sebagai bagian dari masalah bangsa ini.

Tugas kebangsaan kita sebagai umat adalah umat harus menjadi determinant factor (faktor penentu) bangsa. Untuk itu, pemerintah senantiasa perlu berupaya untuk tidak membuka lebar-lebar pintu kapitalisme," katanya lagi.

Mengapa tak perlu membuka pintu kapitalisme, kata Din beralasan, karena kapitalisme dapat menyebabkan ekonomi Indonesia lemah, sehingga tidak membangkitkan potensi umat.

"Dengan kekuatan kapitalisme yang merajalela itu sama saja negara telah melakukan 'perselingkuhan' dengan kapitalisme, sehingga the power of money menjadikan demoralisasi di tubuh umat ini. Jika ini berlangsung terus, mungkin satu atau dua dasawarsa ke depan, Ormas Islam mungkin tidak tersisa kecuali tinggal rangkanya saja," imbuh Din.

Lalu, masih kata Din, jalan keluarnya adalah rezim harus melaksanakan amanat rakyat. Jika rezim terus menerus tidak melaksanakan amanat rakyat, maka akan terus terjadi persoalan-persoalan yang besar yang menimpa bangsa ini. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA