PUASA DAN DOA BERSAMA

Pemerintah, Tunaikanlah Kewajiban

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 14 September 2011, 16:04 WIB
Pemerintah, Tunaikanlah Kewajiban
sby/ist
RMOL. Pimpinan Vihara Dewi Kwan Im, Papua, Biksu Dwi Wrya mengatakan, keterlibatannya bersama umat Buddha dalam berdoa dan puasa bersama yang digelar hari ini dimaksudkan agar bangsa Indonesia berubah menjadi lebih baik.

Aksi puasa dan doa bersama dimaksudkan agar Indonesia menjadi negara yang benar-benar besar dan kuat. Bukan sebaliknya, lemah dan tak berdaya.

"Kami juga berdoa supaya pemerintah menjalankan kewajibannya dengan
sebaik-baiknya," ujar Biksu Dwi.

Hari ini, tokoh dari enam agama besar, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Kong Hu Cu menggelar aksi puasa dan doa bersama. Bersama sekitar 600 umat, para tokoh duduk berdoa di trotoar jalan Medan Merdeka Barat, mulai di seberang Gedung Sapta Pesona/Indosat hingga kantor Kementerian Pertahanan Keamanan.

Dengan aksi doa dan berpuasa bersama, yang akan digelar hingga Jumat (16/9) besok, Biksu Dwi pun berharap Indonesia lepas dari keserakahan.

"Umat Buddha berdoa supaya bangsa ini lepas dari keserakahan, benci dan iri hati," tutup Biksu Dwi.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA