Kegiatan yang akan berlangsung tiga hari sampai Jumat (16/9) ini dimaksudkan agar Allah Yang Maha kuasa membantu segera terjadi perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.
Tokoh dari enam agama besar, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Kong Hu Cu bersama sekitar 600 umat duduk berdoa di trotoar jalan Medan Merdeka Barat, mulai di seberang Gedung Sapta Pesona/Indosat hingga Kantor Kementerian Pertahanan Keamanan.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Karimiyah KH Ahmad Damanhuri mengatakan, doa dan puasa bersama ini diselenggarakan untuk membersihkan negara dari perilaku tercela yang merugikan rakyat. Korupsi yang para pejabat lakukan telah menyengsarakan mayoritas rakyat.
"Bangsa ini telah dirusak, bukan cuma oleh para tikus, tapi bahkan para buaya yang menghabiskan uang negara. Lewat doa dan puasa bersama, kami mohon kepada Allah agar segera menghancurkan kekuatan-kekuatan jahat tersebut," ujarnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: