PUASA DAN DOA BERSAMA

Bukan Cuma Para Tikus, Buaya Juga Habiskan Uang Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 14 September 2011, 14:35 WIB
Bukan Cuma Para Tikus, Buaya Juga Habiskan Uang Negara
rmol
RMOL. Kondisi bangsa yang kian terpuruk karena korupsi dan kerusakan moral para pejabat, membuat tokoh-tokoh agama turun tangan. Mereka tidak melawan dengan kekerasan, melainkan berdoa dan puasa bersama membersihkan bumi pertiwi.

Kegiatan yang akan berlangsung tiga hari sampai Jumat (16/9) ini dimaksudkan agar Allah Yang Maha kuasa membantu segera terjadi perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.

Tokoh dari enam agama besar, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Kong Hu Cu bersama sekitar 600 umat duduk berdoa di trotoar jalan Medan Merdeka Barat, mulai di seberang Gedung Sapta Pesona/Indosat hingga Kantor Kementerian Pertahanan Keamanan.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Karimiyah KH Ahmad Damanhuri mengatakan, doa dan puasa bersama ini diselenggarakan untuk membersihkan negara dari perilaku tercela yang merugikan rakyat. Korupsi yang para pejabat lakukan telah menyengsarakan mayoritas rakyat.

"Bangsa ini telah dirusak, bukan cuma oleh para tikus, tapi bahkan para buaya yang menghabiskan uang negara. Lewat doa dan puasa bersama, kami mohon kepada Allah agar segera menghancurkan kekuatan-kekuatan jahat tersebut," ujarnya.[dem]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA