"Itu kan dapat dilihat siap yang berkunjung. Kalau itu (BlackBerry) lolos kemungkinanya dua, dibawa orang luar atau atas bantuan petugas Mako brimob," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu.
Kapolri kata Bamsoet, harus bertindak tegas. Sebab aturannya jelas, sebagai seorang tahanan, Nazaruddin tidak diperbolehkan berkomunikasi.
Meski demikian, kata Bamsoet, perlu diingat, urusan terpenting dari kasus Nazaruddin bukanlah itu. Melainkan bagaimana bisa mengorek fakta-fakta dari Nazaruddin soal keterlibatan pihak-pihak lain dalam korupsi APBN seperti yang pernah diungkapnya dalam pelarian.
"Jangan sampai fokus kasus Nazaruddin beralih. Penting untuk fokus dalam mengungkap mafia-mafia yang terlibat," katanya.
Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi III DPR lainnya, Syarifuddin Sudding mendesak Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk mengusut kasus Nazaruddin. Katanya, berikan hukuman dan sanksi yang tegas bagi petugas Mako Brimob yang terbukti terlibat. Kasus BlackBerry Nazaruddin, katanya lagi, menjadi bukti yang kesekian kalinya jika tahanan milik pasukan elit kepolisian, Brimob, itu tidak steril dan aman.
[dem]
BERITA TERKAIT: