Perbatasan Belum Merdeka!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 17 Agustus 2011, 23:23 WIB
Perbatasan Belum Merdeka<i>!</i>
ist
RMOL. Wilayah perbatasan masih menyimpan banyak persoalan. 66 tahun umur kemerdekaan tak membuat permasalahan perbatasan, seperti infrastruktur, kemiskinan, akses pendidikan dan kesehatan serta yang lainnya terselesaikan secara utuh.

Menyikapi hal tersebut, organisasi Mahasiswa HMI Kalimantan Barat, PMKRI Kalimantan Barat dan Cabang Sei Raya serta Cabang Pontianak, menggelar aksi peduli perbatasan. Dalam hemat mereka, perbatasan belum merdeka.

Aksi terbut dilakukan dalam rangka memperingati Hut RI-66. Aksi bersama dilakukan di Bundaran Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak. Dalam aksinya, mereka mengingatkan pemerintah untuk memanfaatkan momen kemerdekaan sebagai titik balik membangun kawasan perbatasan.

"Kebijakan pemerintah yang terkesan sporadis, mengabaikan aspek sosial dan budaya masyarakat perbatasan mengakibatkan tidak terselesaikannya permasalahan perbatasan, infrastruktur, kemiskinan, akses pendidikan, kesehatan dan akses lainnya sulit dijangkau," kata Komisariat Daerah PMKRI Kalimantan Barat, Hendrikus kepada Rakyat Merdeka Online, (Rabu, 17/8).

Belum terselesaikannya masalah-masalah perbatasan yang ada sebagai bukti jika kerja-kerja Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) belum optimal. BNPP, kata Hendrikus, terbukti belum mampu menjawab permasalahan perbatasan.

"Perlu penguatan kembali kapasitas kelembagaan pengelolaan perbatasan. Tanpa itu berapa pun uang yang dikucurkan tidak akan pemperoleh hasil yang maksimal. Otonomi khusus daerah perbatasan bisa jadi alternatif menjawab permasalahan perbatasan," katanya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA