"Perubahan adalah hal yang tidak bisa ditunda lagi," ujar Ketua Presidium Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Kristen Indonesia (PMKRI), Stefanus Gusma kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 5/8).
Dikatakannya, banyak hal yang lebih penting daripada sekedar membahas Sri Mulyani yang notabene saat ini sedag dicitrakan dan ditokohkan sekalipun banyak dugaan negatif yang melekat pada dirinya. Saat ini pemerintah SBY tidak lagi sensitif terhadap persoalan bangsa.
Buktinya, kasus kekerasan di Papua, kasus bendera malaysia didaerah perbatasan Kalimantan Barat, naiknya harga bahan pokok, protes petani soal impor garam, kemiskinan yang semakin akut, pemberantasan korupsi dan mafia pemilu yang tidak kunjung selesai.
"Yang dibutuhkan saat ini adalah membangun semangat dan kesadaran masyarakat lewat pengungkapan fakta-fakta kehancuran bangsa sehingga rakyat semakin kritis. Sehingga perbaikan dan perubahan benar-benar dalam kendali rakyat. Saat ini yang perlu didorong adalah konsolidasi rakyat dan pemuda yang sudah sangat baik terjalin di daerah-daerah. Bangsa Indonesia butuh perubahan bukan skenario politik tampilan," katanya.
[dem]
BERITA TERKAIT: