MIRANDAGATE

PKS Minta Busyro Muqoddas Perhatikan Etika Kenegaraan, Tak Asal 'Ember' di Media

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 24 Juni 2011, 09:56 WIB
PKS Minta Busyro Muqoddas Perhatikan Etika Kenegaraan, Tak Asal 'Ember' di Media
adang daradjatun/ist
RMOL. Partai Keadilan Sejahtera tidak keberatan atas permintaan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busryo Muqoddas yang meminta partainya untuk pro aktif meminta anggota Komisi III dari PKS Adang Daradjatun untuk menyerahkan istrinya Nunun Nurbaetie ke KPK. Nunun Nurbaetie tersangka kasus Mirandagate.

"Saya kira kalau pun toh seperti itu silakan saja," kata Sekretaris Fraksi PKS  Abdul Hakim kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 24/6).

Tapi sebagai lembaga formal, dan serius untuk meminta bantuan PKS, Busyro tak cukup hanya mengungkapkan permintaannya itu di media. KPK harus mengirimkan surat resmi ke pimpinan partai PKS atau pimpinan fraksi PKS di DPR.

"Tidak boleh statement-statement di luaran seperti itu. KPK kalau memang meminta pada lembaga ini, ini kan lembaga bukan orang per orang, bukan hanya ketua, bukan pengurus fraksi, silakan saja KPK mengikrimkan surat resmi ke partai," tandasnya.

Pihaknya akan merespons permintaan Busyro itu kalau memang ada surat permintaan secara resmi.

"Kami akan merespons kalau ada permintaan secara resmi kepada lembaga ini. Kita harus menggunakan etika formal, etika kenegraaan, yang kita tidak boleh saling bersahut-sahutan di media.  Kalau serius KPK meminta bantuan PKS silakan saja dibuat permohonan secara formal," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA