NAZARUDDINGATE

Jubir KPK Jawab Pertanyaan Andi Nurpati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 13 Juni 2011, 10:24 WIB
Jubir KPK Jawab Pertanyaan Andi Nurpati
andi nurpati/ist
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi tidak mau tahu apakah surat panggilan kepada Nazaruddin dalam kasus korupsi pengadaan dan revitalisasi sarana dan prasana di Ditjen Ditjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Diknas tahun 2007, sampai atau tidak.

Yang penting KPK sudah mengirimkannya ke alamat rumah Nazaruddin dan kantor Nazaruddin, dalam hal ini ke gedung DPR, Senayan, Jakarta.

"Lah ya enak dong kalau begitu, orang dipanggil pergi saja, mutar-mutar saja. Logikanya gimana sih, terbalik-balik. Kalau orang dipanggil, lalu tidak terima (lalu menghindar), ya enak dong. Nggak ada yang ke usut nih kasus-kasus," kata Johan Budi kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 13/6).

Hal itu dikatakan Johan saat dimintai tanggapan atas pertanyaan Jurubicara Partai Demokrat Andi Nurpati. Kemarin Andi Nurpati sedikit mempertanyakan, bagaimana kalau surat panggilan tidak sampai ke tangan yang bersangkutan, apakah itu dapat disebut sebagai panggilan pertama.

Karena Nazaruddin tak datang pada panggilan pertama Jumat lalu, KPK pun akan melayangkan surat panggilan kedua. Meski hingga kini surat itu belum dilayangkan. "Aku belum tahu," jawab Johan saat ditanyakan kapan surat panggilan kedua dilayangkan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA