Tak Butuh Survei untuk Membuktikan Citra Demokrat Jatuh Karena Nazaruddin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 12 Juni 2011, 15:55 WIB
Tak Butuh Survei untuk Membuktikan Citra Demokrat Jatuh Karena Nazaruddin
nazaruddin/ist
RMOL. Partai Demokrat mengakui bahwa kasus di Kemenpora, Kemendiknas, dan dugaan gratifikasi ke Sekjen MK yang melilit mantan bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin akan mempengaruhi terhadap citra partai penguasa itu.

"Kalau pertanyaannya, apakah dengan kasus Nazaruddin itu akan menjatuhkan citra Demokrat, saya kira sih tidak usah tanya orang luar, orang dalam juga bisa mengatakan iya," kata Jurubicara Partai Demokrat Andi Nurpati kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 12/6).

Dan Demokrat sendiri, katanya, sudah melakukan tindakan dan evaluasi terhadap Nazaruddin. Tak perlu menunggu survey, imbuhnya, lewat Dewan Kehormatan, Demokrat telah memecat Nazaruddin.

Namun, saat ditanya apakah itu berarti Demokrat percaya dengan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang digelar antara 1 sampai 7 Juni 2011 bahwa suara Demokrat turun 5 persen, dari sebelumnya pemilih Demokrat pada bulan Januari 2011 berkisar 20,5 persen dan turun menjadi 15,5 persen, Andi buru-buru mengklarifikasi.
 
"Artinya, tapi tidak bisa mengatakan itu pendapat umum. Masyarakat umum, yang di pelosok kan banyak juga tidak tahu (dengan kasus Nazaruddin). Itu hanya kedengaran di kota-kota besar saja melalui media-media kita," katanya.

Selain itu juga, masih kata mantan anggota Komisi Pemilihan Umum ini, saat ini kasus Nazaruddin juga belum selesai. Karena itu, menurutnya, akan lebih baik untuk menunggu bagaimana akhir dari kasus yang menimpa Nazaruddin, yang saat ini dikabarkan sedang berada di Singapura tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA