Kastorius, Rachlan, Ulil, Max, dan Sutan, Janganlah Buka Celana di Depan Umum!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 31 Mei 2011, 16:21 WIB
Kastorius, Rachlan, Ulil, Max, dan Sutan, Janganlah Buka Celana di Depan Umum!
Subur Budisantoso/ist
RMOL. Sejumlah elit Partai Demokrat, seperti Kastorius Sinaga, Rachlan Nashidik, Ulil Abshar Abdalla, Max Sopacua, dan Sutan Bhatoegana, dikritik karena terlalu sering mengumbar pernyataan di media terkait kasus suap di Kementerian Negara dan Pemuda dan Olahraga dan dugaan gratifikasi kepada Sekjen MK Janedjri M Gaffar yang diduga melibatkan Muhammad Nazaruddin.

"Saya berharap pimpinan DPP Demokrat mendisiplinkan (elit Demokrat) yang selama ini terlalu banyak bicara. Terlalu banyak bicara itu kadang bisa berefek buruk. Jangan sampai membuka celana di depan umum," ujar mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Subur Budisantoso, kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 31/5).

Menurut dia, sebaiknya kader partai meniru langkah ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang tak banyak memberi pernyataan dia media massa. Dengan demikian tak ada ada kader Demokrat yang terpancing dengan permainan politik dan hukum sejumlah pihak dengan memanipulasi kasus Nazaruddin .

"Kalau kader yang sudah matang kan tenang-tenang saja. Justru yang ribut itu kader yang baru dan malah menambah ribut suasana," kata Subur Gurubesar Universitas Indonesia yang juga salah seorang pendiri partai berlambang bintang mercy tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA