Demikian dikatakan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 31/5).
"Keluarga (Nazaruddin), kawan-kawannya sudah menghubungi aku. Tapi aku harus berkoordinasi dengan ketua umum dan sekjen. Dan memang aku bilang, kalau sudah selesai
chek-up-nya, kembali lah. Aku hanya bisa mengimbau. Tapi memang, hasil
chek-up-nya belum keluar. Jadi memang belum ada izin dokter (untuk pulang)," ungkap Ruhut.
Sejalan dengan itu, tambah Ruhut menjelaskan, Demokrat tidak pernah membentuk tim untuk menjemput Nazaruddin agar kembali ke Indonesia.
"Itu tidak ada. Dengan tegas saya katakan, sampai sekarang ketua umum (Anas Urbaningrum) dan Sekjen (Edhi Baskoro Yudhoyono) belum mengeluarkan surat tugas untuk itu," tambah Ruhut seraya membantah bahwa Presiden SBY pernah meminta DPP Demokrat untuk membentuk tim penjemputan.
[zul]
BERITA TERKAIT: