Permintaan ini disampaikankan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), Didik Heru Purnomo pada acara penyegaran dan pembekalan bagi para nakhoda yang biasa berpatroli di laut barat Indonesia, di Hotel Grand Angkasa, Medan, Sumatera Utara, kemarin (30/5).
"Hal tersebut penting,agar penegakan hukum di laut benar-benar bisa dijalankan sebagaimana mestinya," kata Didik.
Penegakan hukum di laut, menurut dia, ada pada kemampuan dan profesionalisme komandan nakhoda kapal. Mereka, kata dia adalah pihak yang menentukan berjalan tidaknya penegakan hukum di laut.
Didik mengingatkan, sebagai eksekutor di lautan, komandan nakhoda kapal patroli benar-benar dituntut sigap dan cekatan dalam membaca segala situasi. Menurutnya, para nahkoda harus memiliki keterampilan pengaduan yang cukup tentang bentuk tindak kriminal yang terjadi dan menguasai situasi alam dengan baik. Tanpa itu, eksekusi penindakan kejahatan di laut akan terabaikan.
"Setiap komandan di laut tidak lagi mempunyai kesempatan bertanya kepada atasannya. Ada banyak kesulitan, misalnya belum tentu semua alat komunikasi berjalan dengan baik. (Karenanya) benar-benar harus profesional. Terapkan setiap peraturan-peraturan dengan tegas," pintanya.
[dry]
BERITA TERKAIT: