"Tentu Pak SBY sebagai pribadi marah, karena dianggap berita ini tidak benar," kata Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Hussein kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 31/5).
Meski begitu, Saleh Husin menyesalkan respon SBY atas SMS itu. Menurut dia, SBY mestinya tidak bereaksi berlebihan menanggapi SMS itu, apalagi dengan menggelar konferensi pers secara khusus.
"Biarkanlah institusi-institusi yang berhak untuk menyelidikinya atas kebenaran dari kesimpangsiuran ini. Itukan dapat dicari pangkalnya. Dengan Pak SBY bereaksi terlalu keras akhirnya menjadi berita yang besar. Dari sebelumnya mungkin orang banyak nggak tahu, akhirnya menjadi tahu. Karena (reaksi SBY) ini menjadi
headline dari berbagai media," tandas politisi muda ini.
Dia yakin, bila SBY tak terlau berlebihan dalam menanggapinya, isu SMS gelap itu akan hilang dengan sendirinya.
[zul]
BERITA TERKAIT: