Jurubicara Partai Demokrat itu diadukan atas dugaan pemalsuan dokumen MK pada pemilihan umum 2009 lalu terkait penentuan satu kursi DPR dari daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I, yang diperebutkan Partai Hanura (Dewi Yasin Limpo) dan Gerindra (Mestariyani Habibie).
"Tentu kebenaran akhirnya dapat terungkap. Karena bau busuk apa pun yang ditutupi pasti akan tercium juga," kata Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 31/5).
Untuk itu, dia berharap Kepolisian segera menindaklanjuti laporan Mahfud MD tersebut. Dia mengingatkan, kalau msalnya kasus ini ditutupi, hal itu akan memperburuk citra Polri.
"Kita tidak bisa mempengaruhi Polri. Tapi paling tidak di sini peran Polri untuk mengungkap yang benar itu benar yang salah itu salah. Agar ada keadilan di negeri ini yang dapat kita bangun," tandas anggota Komisi V DPR ini.
Lanjut Hussein, bila memang terbukti ada pemalsuan dokemun MK, selayaknya Andi Nurpati diberi sanksi menurut ketentuan yang berlaku
. Sebaliknya, tambah politisi muda ini,
Dewi Yasin Limpo diberikan haknya.
[zul]
BERITA TERKAIT: