1 Juni, SBY-Boediono akan Dikonfrontasi dengan Gerakan Soekarno-Hatta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 22 Mei 2011, 19:59 WIB
1 Juni, SBY-Boediono akan Dikonfrontasi dengan Gerakan Soekarno-Hatta
sby-boediono/ist
RMOL. Aktivis pemuda akan memanfaatkan peringatan hari lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang mengkampanyekan pemikiran proklamator kemerdekaan Indonesia Soekarno dan Mohammad Hatta.

Hal itu diutarakan koordinator Petisi 28, Haris Rusly usai acara refleksi "Pemuda Indonesia Menggugat Pengkhianatan Reformasi dan Kebangkitan Koruptor" di Doekoen Coffee, Pancoran Jakarta Selatan petang ini (Minggu, 22/5).

"Kami menilai penting momentum ini untuk melakukan gerakan Soekarno-Hatta yang membawa misi, pikiran dan nilai, yang dulu diperjuangkan Soekarno-Hatta. Gerakan Soekarno Hatta melawan pemerintahan SBY-Boediono yang korup, munafik, yang menjadi boneka penjajah," jelasnya.

Gerakan Soekarno-Hatta adalah gerakan anti penjajah asing, melawan korupsi, dan kemunafikan yang merajalela. Karena itu, Rusli menjelaskan gerakan ini akan membangkitkan kembali semangat proklamasi 1945 yang diproklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta tersebut.

"1 Juni itu nanti gerakan massa mengepung DPR. Jadi kalau di dalam parlemennya ada pidato-pidato dari pejabat negara, di luar ada gerakan ekstra parlemen yang mengidentifikasi dirinya sebagai gerakan Soekarno-Hatta," tandasnya. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA