Demikian dikatakan Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti sebelum acara refleksi 13 tahun reformasi di komplek Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan sesaat lalu (Minggu, 22/5).
Tinggal, lanjut Ray, Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat segera memproses laporan Mahfud MD tersebut agar persoalan ini segera terselesaikan dan tidak bertele-tele.
Meski menyayangkan kenapa Mahfud baru melaporkannya saat ini, padahal kejadiannya pada September lalu, Ray tetap memaklumi. Karena untuk membongkar sebuah kasus, termasuk suap, harus mempertimbangkan momentum.
"Ini momentum yang tepat di saat Nazaruddin juga mendapat sorotan," katanya.
Pada saat yang bersamaan, menurut Ray, Badan Kehormatan DPR juga harus merespons laporan Mahfud MD tersebut. Karena berdasarkan tata beracara BK DPR yang baru, BK DPR bisa langsung memanggil anggota DPR yang diduga melanggar etika tanpa harus ada laporan dari masyarakat. BK DPR bisa mengacu pada pemberitaan di media atas dugaan pelanggaran etika oleh anggota DPR.
"Apalagi nggak perlu konsultasi ke pimpinan DPR. Itu bukan atasan mereka. Jadi harus cepat diselesaikan di lembaga terhormat. Apalagi Nazaruddin juga kan sudah menantang. Biar ketahuan siapa yang berbohong," demikian Ray.
[yan]
BERITA TERKAIT: