SUAP SESMENPORA

Berkali-kali Jhonny Allen Tidak Mengerti Kasus Nazaruddin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 20 Mei 2011, 17:09 WIB
Berkali-kali Jhonny Allen Tidak Mengerti Kasus Nazaruddin
jhonny allen/ist
RMOL. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun tidak mau mengomentari desakan dua petinggi Dewan Kehormatan Partai Demokrat EE Mangindaan dan Jero Wacik agar Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin, mundur karena diduga kuat terlibat kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Pernyataan dari sepasang senior partai yang duduk di Kabinet Indonesia Bersatu II itu turut memunculkan spekulasi bahwa di dalam Demokrat sedang terjadi perpecahan. Mangindaan dan Jero Wacik merupakan pendukung Andi Mallarangeng waktu mencalonkan jadi Ketua Umum di Kongres Partai Demokrat di Bandung tahun lalu.

Johnny Allen yang bersama Nazaruddin berjuang di barisan Anas Urbaningrum, tidak mau menambah spekulasi.

"Mana ada itu (perpecahan). Orang lain yang ngomong. Mana ada itu," kata Johnny di gedung Nusantara I, komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 20/5).

Bagaimana Anda menyikapi desakan EE Mangindaan dan Jero Wacik?

"Ya tanya dia lah. Mana ngerti aku."

Sebagai wakil ketua umum?

"Ya, apa saya juga ngerti, apa urusannya. Saya juga baru datang."

Apakah sudah ada pembicaraan di DPP?

"Enggak ngerti aku. Aku baru datang dari luar kota. Enggak ngerti."

Tapi kan dulu Anda satu tim dengan Nazaruddin?

"Ini enggak ada urusan dengan tim. Enggak ngerti. Masak kau paksa aku, aku enggak ngerti apa-apa. Aku nggak ngerti apa-apa."

Apakah isu keterlibatan Nazaruddin bisa merusak citra partai?

"Itu kan menurut kau."

Bagaimana menurut Anda?

"Begini loh ya. Pertama itu kan saya bilang saya baru datang. Saya sendiri pun juga tidak mau terjebak kepada hal-hal yang saya tidak mengerti. Tanyalah ke yang mengerti, yang ngomong-ngomong itu. Walaupun saya wakil ketua umum, bukan manusia Superman, begitu datang serba tahu. Saya baru datang dari luar kota. Kemarin dari Samarinda. Enggak ngerti apa-apa." [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA