Demikian disampaikan Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Geologi (PVMBG), Surono usai melaporkan LHKPN di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, (Kamis 19/5).
"Saya justru memprediksi yang menjadi sumber potensi gempa itu di Sukabumi dan Selat Sunda. Untuk Jakarta kemungkinan hanya terkena imbas getarannya saja," kata Surono.
Pernyataan Mbah Rono, sapaan akrabnya, juga membantah informasi yang disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Andi Arief yang menyebut ada potensi gempa 8,7 SR di Jakarta.
"Itu (pernyataan Andi Arief) harus dikaji lagi," katanya.
Pemenang penghargaan
Guard of Nature Award dari
Rakyat Merdeka Online itu menambahkan, pernyataan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana itu sah-sah saja. Namun alangkah lebih baik kalau tidak disebutkan besaran gempanya.
"Semua bisa diprediksi yang susah itu kan memprediksi skalanya. Tidak bisa diatur besarannya dan dampaknya," tandasnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: