SUAP SESMENPORA

KPK Terbiasa Tumpul Tangani Kasus yang Menyeret Elit Demokrat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 17 Mei 2011, 19:43 WIB
KPK Terbiasa Tumpul Tangani Kasus yang Menyeret Elit Demokrat
KPK/ist
RMOL. Publik tak perlu menganggap aneh kalau sampai saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga memeriksa Menpora Andi Mallarangeng terkait kasus suap proyek pembangunan wisma atlit di Jakabaring Palembang. Toh, sedari dulu KPK memang tumpul jika menangani korupsi yang bersentuhan langsung dengan elit-elit partai Demokrat.

"KPK memang selalu begitu, tak berani mengusut kasus korupsi yang dilakukan penguasa," ujar Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki), Bunyamin Saiman, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 17/5).

Mungkin publik, sambung Bunyamin, masih ingat ada sejumlah kasus yang diduga melibatkan elit Demokrat yang mengendap penanganannya di meja penyelidikan maupun penyidikan KPK. Kasus-kasus tersebut adalah Centurygate, korupsi IT KPU sampai korupsi pembangunan bandara dan pelabuhan di Indonesia Timur yang menyeret nama wakil ketua DPP Demokrat, Jhony Allen Marbun mengendap tak jelas.

"Semuanya kasusnya tidak jelas juntrungannya. Awalnya KPK gesit tangani Century tapi melempem saat tahu melibatkan kekuasaan. Lalu ganti ke korupsi pembangunan bandara itu, eh tiba-tiba melempem lagi karena ada orang Demokratnya juga. Makanya besar kemungkinan kasus yang terakhir (suap wisma atlit) juga akan mengendap," imbuhnya. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA