"Itu bukan uang Rosa. Uangnya disediakan oleh Nazaruddin. Diberikan (ke pemeras) melalui kurir," kata Kamaruddin saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online, hari ini (Senin, 16/5).
Nazaruddin yang merupakan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu, kata Kamaruddin, berkepentingan menyediakan uang sebagai tebusan agar namanya tak terungkap dalam kasus yang disebutkan oleh si pemeras.
"Jadi orang itu (pemeras) mengetahui perbuatan dia (Nazaruddin), Rosa dan kawan-kawannya. Mereka ketakutan, takut kasusnya terungkap. Akhirnya diserahkan Rp 1 miliar itu," beber Kamaruddin sambil menambahkan sampai saat ini foto si pemeras masih tersimpan di telepon seluler milik Rosa.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: