Selain itu kunjungan pimpinan KPK tersebut meminta kesediaan Presiden SBY utnuk membuka konferensi korupsi internasional di Bali. Pertemuan ini juga bukan untuk membicarakan tetek-bengek kasus korupsi di kantor Menteri Andi Mallarangeng.
Adalah Jurubicara KPK, Johan Budi yang memastikan hal tersebut.
Kepada
Rakyat Merdeka Online, Johan juga membantah kabar Wakil Ketua KPK, Chandra M Hamzah turut hadir dalam pertemuan tersebut. Chandra, kata Johan, tak bisa ikut hadir karena sedang di luar kota.
"Pak Chandra lagi di Yogyakarta. Dia tidak ikut," katanya, Jumat malam (13/5).
Sebelumnya diberitakan, beredar kabar bahwa Busyro Muqoddas, Bibit S. Riyanto, Chandra Hamzah dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lainnya dipanggil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Presiden Jumat pekan lalu (6/5).
Dalam pertemuan tersebut kabarnya, SBY meminta pimpinan KPK tidak menyentuh kader Demokrat, termasuk Bendahara Umum M. Nazaruddin dalam kasus suap pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang.
[arp]
BERITA TERKAIT: