Dia membantah punya motivasi menghancurkan Partai Demokrat seperti diutarakan bekas kliennya, Mindo Rosaline Manullang. Kepada wartawan, terduga perantara dalam transaksi suap itu mengaku diajak Kamaruddin untuk menggunakan kasus Sesmenpora sebagai pintu masuk menghancurkan Partai Demokrat.
Tapi, Kamaruddin menyebut tuduhan Rosa itu strategi untuk mengalihkan fokus penyidikan. Dia tegaskan, dirinya tidak punya kepentingan apapun dengan Demokrat.
"Saya sudah bilang ini tindakan Nazaruddin (Bendum Partai Demokrat) dan kawan-kawan. Ini persoalan pribadi-pribadi. Jangan dibawa-bawa ke Partai," kata Kamaruddin saat dihubungi wartawan, Jumat (13/5).
Dikatakan Kamaruddin lagi, dalam kasus suap Sesmenpora posisi Nazaruddin sudah jelas sebagai atasan Rosa di PT Anak Negeri. Tapi sayangnya kasus ini meluas menyeret institusi partai berkuasa itu.
"Intinya bahwa ini bukan urusan Demokrat. Ini urusan pribadi-pribadi. Masalahnya dia (Nazaruddin) menjabat Bendahara Demokrat itu soal lain. Kita kan tidak bicara partai. Kita bicarakan soal Nazaruddin dan kawan-kawan," tandasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: