"Tidak pernah ada ancaman," kata Rosa usai mengubah BAP-nya di gedung KPK, Jakarta (12/5).
Sebelumnya diberitakan, Rosa mencabut pengakuan dalam BAP pertamanya lantaran pengakuan-pengakuan tersebut hasil arahan dari bekas pengacaranya Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin, kata Rosa, menyuruhnya membuat pengakuan kepada penyidik KPK kalau Suap Sesmenpora dibekingin oleh Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin dan partai Demokrat.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: