Hatta Rajasa dan Adik Ipar SBY Bikin Tak Nyaman, Tumpal Memilih Mundur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 09 Mei 2011, 07:56 WIB
Hatta Rajasa dan Adik Ipar SBY Bikin Tak Nyaman, Tumpal Memilih Mundur
hatta rajasa/ist
RMOL. Pengacara Tumpal Hutabarat tak lagi mendampingi Soemino Eko Saputro, tersangka kasus pengadaan kereta api rel listrik (KRL) bekas hibah dari Jepang.

Tumpal memilih mengundurkan diri lantaran keluarga mantan Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan itu merasa sudah tak nyaman lagi dibela dirinya.

"Iya, saya yang mundur. Baru sepekan ini," kata Tumpal, saat dihubungi Minggu malam (8/5).

Tumpal menuturkan, munculnya pemberitaan yang mengkait-kaitkan kasus KRL hibah dengan mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa dan adik ipar SBY, Hartanto Edhie Wibowo, membuat keluarga Soemino tak nyaman. Mereka, sambungnya, sangat khawatir dengan perkembangan kasusnya.

"Akibat perkembangan pemberitaan, Pak Soemino stres. Keluarga malah khawatir dengan perkembangan kasusnya. Kalau Pak Soemino mengaku nyaman, tapi ngaku istrinya jadi khawatir. Kita mau membela maksimal, tapi kalau sudah ada yang tidak nyaman, ya saya harus tahu diri. Mundur saja baik-baik," demikian Tumpal. [yan]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA