Tumpal memilih mengundurkan diri lantaran keluarga mantan Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan itu merasa sudah tak nyaman lagi dibela dirinya.
"Iya, saya yang mundur. Baru sepekan ini," kata Tumpal, saat dihubungi Minggu malam (8/5).
Tumpal menuturkan, munculnya pemberitaan yang mengkait-kaitkan kasus KRL hibah dengan mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa dan adik ipar SBY, Hartanto Edhie Wibowo, membuat keluarga Soemino tak nyaman. Mereka, sambungnya, sangat khawatir dengan perkembangan kasusnya.
"Akibat perkembangan pemberitaan, Pak Soemino stres. Keluarga malah khawatir dengan perkembangan kasusnya. Kalau Pak Soemino mengaku nyaman, tapi ngaku istrinya jadi khawatir. Kita mau membela maksimal, tapi kalau sudah ada yang tidak nyaman, ya saya harus tahu diri. Mundur saja baik-baik," demikian Tumpal.
[yan]