Strategi Surya Paloh Agar Kader Partai Lain Tak Hengkang dari Ormas Nasdem

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 29 April 2011, 09:56 WIB
Strategi Surya Paloh Agar Kader Partai Lain Tak Hengkang dari Ormas Nasdem
RMOL. Semua masyarakat akan menilai bahwa Partai Nasdem tidak ada bedanya dengan organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat yang didirikan Surya Paloh.  

"Saya kira masyarakat memang akan memberikan penilaian itu. Disebutkan bahwa tidak ada kaitan Nasdem dengan Ormas Nasdem, itu sama sekali tidak rasionil. Hampir semua sama, hanya kepengurusan saja yang berbeda," kata Wakil Sekretaris Fraksi Hanura, Sarifuddin Sudding saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 29/4).

Tapi menurut dia, pendirian Partai Nasdem, yang bukan metamorfosis dari organisasi Nasional Demokrat, hanya lah strategi agar kader-kader partai yang ada di Ormas Nasdem tidak hengkang. Karena kalau Ormas Nasdem pimpinan Surya Paloh menjadi partai, otomatis pengurus yang berasal dari berbagai partai harus memilih satu di antara dua partai itu; Nasdem atau partai asalnya.

"Saya kira ini strategi yang dimainkan agar orang-orang yang tergabung dalam Ormas Nasdem itu tidak dilakukan pemecatan dari partai asalnya. Sehingga ini dibungkus sedemikian rupa, supaya jadi alasan pembenar bagi mereka yang ada di Ormas terhadap partai asalnya (bahwa Nasdem hanya ormas bukan partai)," kata fungsionaris DPP Hanura, Syarifudding Sudding.[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA