"Berapa pun PT-nya kami ikut. Mau 3 (persen), mau 4, mau 5. Mana yang terbaik menurut teman-teman kita di DPR dan pemerintah, kita ikut. Toh kalau pun kita melakukan protes, itu tetap hak mereka. Bagaimana beratnya pun mereka buat persyaratan, toh kita akan ikuti juga," kata Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 26/4).
Meski menyerahkan sepenuhnya kepada DPR, mantan politisi Partai Amanat Nasional ini menilai jumlah ambang batas terbaik itu adalah antara 5 sampai 6 persen dan itu berlaku secara nasional, tak hanya untuk DPR pusat. Bila angka itu yang disepakati, semua orang akan serius membangun partai, tidak hanya asal.
"Maka semua akan serius membuat partai. Teman-teman di daerah juga akan sungguh-sungguh melihat mana partai yang kira-kira isu yang dimainkannya pas dengan situasi sekarang. Jadi partai itu harus didesain secara serius, bagaimana partai itu bisa dipercaya masyarakat dan bisa bekerja secara total dan sebagainya," terang Rio.
Kalau memang partai itu tidak lolos, menurutnya, hal itu merupakan konsekuensi dari ketidaksungguhan pengurus untuk membesarkan partai. Katanya, kalau memang rakyat tidak percaya kepada partai yang bersangkutan, apa boleh buat.
"Ini bukan karena Nasdem optimis atau bukan. Karena Anda tadi bertanya, saya jawab sebaiknya 5-6 persen. Itu yang terbaik buat bangsa ini," jawabnya saat ditanya kenapa pihaknya berani mematok ambang batas 5-6 persen.
Badan Legislasi Nasional DPR telah menetapkan ambang batas parlemen 3 persen. Meski hal itu belum diparipurnakan. DPR akan memparipurnakannya setelah reses, Mei mendatang.
[zul]