Nasdem yang didaftarkannya ini sama sekali tidak ada hubungan secara struktural dengan Nasdem yang didirikan Surya Paloh. Karena Nasdem yang terakhir ini tetap menjadi organisasi kemasyarakatan, tempat berkumpul berbagai kalangan masyarakat, dari berbagai latar belakang, termasuk partai politik.
"Ormas itu Ketua Umum-nya Pak Surya Paloh. Dia tidak bermetamorfosis menjadi partai politik. Jadi undang-undang berbeda, latar belakang yang membentuknya juga berbeda. Jadi pasti beda," katanya kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 27/4).
Karena itu pihaknya tidak perlu minta ijin kepada pemilik media group itu untuk mendaftarkan Nasdem sebagai partai politik.
"Nggak ada pakai izin-izin. Kita buat saja. Kan ini kan adalah hak politik dari kita semua. Kemudian dia menghormati aspirasi kita. Kita juga mengusung visi itu. Dia melihat sebuah langkah yang bagus, ya silakan saja," katanya.
Meski begitu dia mengakui, Partai Nasdem memiliki visi dan misi yang sama dengan Ormas Nasdem untuk melakukan restorasi Indonesia. Dijelaskan, Nasdem dibentuk menjadi sebagai wadah perjuangakan politik bagi Ormas Nasdem. Karena menurut anak muda yang ada di Ormas, seperti dirinya, perjuangan gerakan moral Nasdem itu juga harus dilakukan lewat partai.
"Bahwa apa yang dilakukan Ormas Nasdem yang membawa perubahan itu menginspiring kita, bahwa tidak hanya cukup dilakukan dengan Ormas saja. Kita perlu membuat gerakan politik yang konstitusional melalui jalur Pemilu," ujar Rio yang menjabat sebagai Wakil Sekjen di DPP Ormas Nasdem ini.
[zul]