Acara yang digelar kader-kader perempuan Fraksi Demokrat DPR yang tergabung dalam Kartini Demokrat ini berlangsung di lantai 9 gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta. Hadir mewakili Kartini Demokrat, antara lain, Inggrid Kansil, Vera Febriyanti, Linda Megawati, Tere Pardede, Ratu Bolki Nita, dan Paula Sinya.
Inggrid Kansil yang juga anggota Komisi VIII DPR menjelaskan, acara yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini ini digelar untuk menyerap aspirasi perempuan-perempuan yang selama ini bekerja keras untuk menghidupi keluarga mereka.
"Kami menghargai mereka karena mereka adalah perempuan yang tangguh. Misalnya saja, ada 'kartini' yang bekerja sebagai tukang ojek. Padahal pekerjaan itu pekerjaan maskulin," ujar Ingrid.
Senada dengan Ingrid, Linda mengemukakan, apa yang diperjuangkan para 'kartini' tersebut menjadi konsen kader perempuan Demokrat di masing-masing komisi yang dibidangi. Misalkan, kata Linda, di Komisi VI DPR yang membidangi koperasi dan perdagangan, kader perempuan Demokrat tengah memperjuangan agar kaum perempuan mendapatkan prioritas pemberian kredit.
"Tukang jahit yang berada di daerah-daerah itu telah menerima dana koperasi," beber Linda yang juga anggota Komisi VI DPR.
Sementara itu, anggota Kartini Demokrat lain, Tere menambahkan, sejatinya hari RA Kartini bukan sekedar sebagai hari perempuan saja. Tapi lebih dari itu, Hari Kartini adalah hari pembebasaan perempuan yang termarjinalkan.
[wid]
BERITA TERKAIT: