"Instruksi Presiden sangat jelas kepada jajaran Menkopolhukam untuk diambil langkah-langkah penyelamatan," kata Jurubicara Presiden Bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 12/4).
Mantan Jurubicara Kementerian Luar Negeri ini meyakinkan, instruksi tersebut dikeluarkan oleh Presiden sedari awal, yaitu sejak 20 ABK tersebut dibajak perompak Somalia di perairan Arab, 16 Maret lalu.
"Dan dalam prosesnya (penyelamatannya) tentu (pemeirntah) juga melibatkan pihak pemilik kapal (PT Samudera Indonesia). Masalahnya memang kompleks dan akan makan waktu, sehingga perlu kesabaran," ungkapnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: