PEMBAJAKAN SINAR KUDUS

Persediaan Air Bersih Hanya Cukup untuk Satu Pekan Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 12 April 2011, 09:22 WIB
Persediaan Air Bersih Hanya Cukup untuk Satu Pekan Lagi
ilustrasi perompak/ist

RMOL. Persediaan makanan 20 anak buah kapal (ABK) Kapal Kargo Sinar Kudus yang dibajak perompak Somalia sudah menipis.Sementara persediaan air bersih hanya cukup untuk tujuh hari lagi.

"Makanya, kami minta tolong untuik segera diselesaikanlah masalah pengambalian kami ini," kata Kapten Kapal Sinar Kudus, Slamet Jauhari, pagi ini.


Slamet Jauhari menyesalkan PT Samudera Indonesia, pemilik kapal kargo Sinar Kudus, yang terus menghindar saat dihubungi mengenai pembayaran tuntutan para perompak. Mestinya, kesempatan pembayaran terbaik adalah kemarin, ketika pembajak menurunkan nilai tuntutan dari 3,5 juta dolar AS menjadi  3 juta dolar AS.

Sampai saat ini, akunya, kepala perompak terus mempertanyakan, kapan tebusan akan dibayar. Salah satu alasan mengapa Jauhari diperkenankan berkomunikasi dengan pihak Indonesia agar dapat mengusahakan pembayaran secepatnya.

"Tanpa ada komunikasi dengan negara saya, saya tidak ada harapan bisa pulang dan membayar kamu," begitu kata Jauhari kepada perompak.

"Maka diijinkanlah saya (berkomunikasi dengan Indonesia)," ungkapnya seperti disiarkan TVOne.

Sementara Ketua Ikatan Nakhoda Indonesia yang hadir di studio TVOne mengatakan, Jauhari Cs bisa mati karena keterbatasan air bersih. Apalagi kapal itu tidak memiliki alat untuk mendaur ulang air. [zul]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA