Inilah Kronologi 'Pembantaian' Irzen Octa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 06 April 2011, 16:11 WIB
Inilah Kronologi 'Pembantaian' Irzen Octa
Irzen octa/ist
RMOL. Nasabah Citibank Irzen Octa yang tewas akibat ulah debt collector diindikasikan 'dibantai' di ruangan Cleo yang merupakan ruangan khusus negosiasi nasabah Citibank, selama satu jam.

Demikian disampaikan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Gatot Edy Pramono saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta (Rabu, (6/4).

"Pada jam 11.20 WIB korban masuk ruangan. Dari kedua tersangka, ada yang menggebrak meja, ada yang menendang kursi tempat duduk korban, ada yang menepuk-nepuk dada dan bahu korban. Itu sampai jam 12.00. Selama satu jam lamanya terjadi di ruangan itu," papar Gatot.

Lebih lanjut Gatot menuturkan, kejadian bermula pada tanggal 28 Maret 2011. Octa saat itu didatangi dari pihak Citibank. Kedatangan mereka untuk mengundang Octa ke Citibank yang berlokasi di Menara Jamsostek untuk penyelesaian kartu kredit.

"Pada 29 Maret beliau (Octa) datang ke Menara Jamsostek pukul 10.08. Beliau bertemu sekuriti. Di situ, ada bagian leader, Saudara BT. BT memerintahkan Saudara A untuk menyiapkan tagihan kartu kredit. A membawa korban ke dalam satu ruangan, ruang negosiasi, Cleo," terang Gatot.

Di ruangan inilah terjadi, lanjut Gatot, yang menurut keterangan tersangka dan saksi terjadi tindakan seperti gebrak meja, menendang kursi korban, sampai menepuk tangan dan bahu korban.

"Sekitar jam 12.00. Satu jam terjadi tanya jawab. Satu jam ditinggalkan dalam ruangan sendirian. Sekitar jam 12.00 ada saksi melihat korban sudah jatuh di lantai dengan mulut keluar air liur," tambah Gatot.

Gatot menambahkan, kronologi peristiwa ini merupakan hasil dari keterangan saksi dan tersangka karena di dalam ruangan tidak ada CCTV. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA