Partai Demokrat menampik menari di atas konflik internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hal itu dikatakan Jurubicara Partai Demokrat saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Sabtu malam (26/3).
"Soal tuduhan kami berada dibalik kisruh PKS itu tidak mungkin. Ya karena Ketua Dewan Pembina kami (SBY) mengatakan tidak boleh mencampuri konflik partai lain, siapapun partai, mau koalisi atau oposisi, kita tidak boleh mencampuri. Jadi tuduhan itu tidak benar," kata Ruhut yang mantan politisi partai Golkar tersebut.
Lebih lanjut Ruhut memohon konflik internal lebih baik diselesaikan oleh pihak yang ada didalamnya.
Konflik internal PKS terjadi setelah pendiri Partai Keadilan, cikal bakal PKS membeberkan borok partai dakwah tersebut. Diantaranya tuduhan poligami yang tidak sesuai aturan yang dilakukan Lutfi Ishaq dan Tifatul Sembiring. Selain itu, Yusuf juga menuduh Sekjen Anis Matta mengemplang dana kampanye Adang Daradjatun dalam Pilkada Jakarta 2007 silam.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: