Warga Serang Ahmadiyah di Cikeusik karena Merasa Ditantang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 06 Februari 2011, 18:19 WIB
Warga Serang Ahmadiyah di Cikeusik karena Merasa Ditantang
ilustrasi/ist

RMOL. Tiga orang tewas dan enam lainnya mengalami luka berat menyusul penyerangan ribuan warga Desa Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, terhadap Jemaaat Ahmadiyah Desa Umbalan, pada Minggu (6/1) pagi.


Kepala Polres Pandeglang AKBP Alex Fauzy Rasyad menerangkan, penyerangan ribua warga Cikeusik ini dipicu pernyataan salah seorang anggota Ahmadiyah, Deden Sujana, yang mengklaim dirinya adalah Sekretaris Umum Ahmadiyah Pusat di Jakarta yang mengatakan siap mempertahankan isi rumah sampai titik darah penghabisan.  

Awalnya, masih kata Alex di stasiun televisi petang ini (Minggu, 6/2), warga hanya berniat mengusir para jemaat Ahmadiyah yang berada di dalam rumah. Namun niat ini diurungkan karena pimpinan mereka, Suparman tidak berada di dalam rumah. Sehari sebelum kejadian, Suparman beserta istri dan  Atep yang menjadi Sekretaris Jamaah Ahmadiyah Cikeusik sudah diamankan pihak Polres setempat.  

Niat warga lantas berubah jadi amarah saat mendengar pernyataan sikap dalam rumah bahwa siap mempertahankan Ahmadiyah sampai titik darah penghabisan. [wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA