Terkait hal itu, mantan anggota DPD dari Jakarta Marwan Batubara mengaku tidak terkejut, kenapa politisi begitu cepat membahas soal hajatan lima tahunan itu. Karena mendapat kekuasaan merupakan tujuan politisi.
"Itu sudah kodrat dari mereka, kodrat dari partai penguasa dan semua partai, minimal tiga partai besar itulah. Cuma mereka kan pandai bersandiwara dalam mengungkapkan keinginan itu mereka, seolah-olah mereka bersikap sebaliknya. 'Itu kan orang luar itu. Kita kan maunya kerja'. Padahal sebetunya mereka itu bersandiwara. Itu memang skenario mereka," ungkap Marwan kepada
Rakyat Merdeka Online.Dia menyontohkan dengan pernyataan Presiden SBY. SBY menegaskan keluarganya tidak akan maju pada Pilpres mendatag. "Tapi, yang terjadi justru sebaliknya. Bahwa SBY memang ingin menjadikan istrinya jadi Presiden nanti. Saya sangat yakin lah itu," tegas Marwan.
Namun, dia melanjutkan, tentu SBY dan politisi lainnya tidak mengungkap hal itu ke publik secara terus terang. Bila terus terang, nama dan suara partai tentu akan jatuh karena akan disebut rakus kekuasaan. "Makanya pakai orang lain, seolah-olah orang lain yang mau," demikian Marwan.
[zul]
BERITA TERKAIT: