MUSDA DEMOKRAT JOGJA

Enam Orang Siap Bertarung Secara Demokratis Gantikan Adik Sri Sultan HB X

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 22 Desember 2010, 07:40 WIB
Enam Orang Siap Bertarung Secara Demokratis Gantikan Adik Sri Sultan HB X
prabukusumo/ist
RMOL. Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat DI Jogjakarta akan menggelar Musyawarah Daerah untuk memilih ketua umum pengganti Prabukusumo.

"Ya nanti Musda dimulai jam 8 pagi. Musdanya hanya sehari, langsung pemilihan ketua. Yang buka langsung Pak Anas Urbaningrum, Ketua DPP Partai Demokrat," ujar Sekretaris DPD Partai Demokart DI Jogjakarta Agus Bastian kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 22/12).

Agus Bastian menegaskan, mekanisme untuk menentukan siapa yang akan menggantikan adik Sri Sultan Hamengku Buwono X itu akan ditempuh lewat cara demokratis, yaitu pemilihan. Bukan dengan cara penetapan. Meski, pada pemilihan Prabu sebelumnya juga, terang Agus, juga digelar  lewat cara pemilihan. 

"Namanya Demokrat, ya harus pemilihan secara demokratis," ucapnya.

Agus membeberkan ada enam calon yang akan bertarung untuk mengisi kursi yang ditinggalkan oleh Prabu yang mengundurkan diri karena tidak sepakat dengan Rancangan Undang Undang Keistimewaan Jogjakarta usulan dari pemerintah.

Pertama, Kol (Purn) Sukedi,  Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Demokrat Provinsi Jogjakarta yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jogjakarta. Kedua, Sutan Imran SH, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Partai Demokrat Provinsi Jogjakarta. Ketiga, Bertacahyani, SE, Wakil Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan Partai Demokrat Provinsi Jogjakarta.

Keempat, Sutrisno SE, Ketua DPC Partai Demokrat Gunung Kidul. Kelima, Ambar Cahyono, SE, Wakil Ketua Bidang Usaha Kecil Menengah Partai Demokrat Provinsi Jogjakarta. Dan terakhir, Najamuddin SE.  

"Semua memiliki yang kans yang sama, peluang yang sama dan mereka sama-sama kuat. Sama-sama memiliki dukungan. Jadi kita lihat saja," jawabnya saat ditanya siapa di antara enam nama yang memiliki peluang paling kuat untuk menang. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA