Kader Demokrat Yogya Tak Mau Ambil Pusing Penetapan atau Pemilihan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 13 Desember 2010, 11:23 WIB
Kader Demokrat Yogya Tak Mau Ambil Pusing Penetapan atau Pemilihan
sri sultan hb x/ist
RMOL. Sikap politik kader Partai Demokrat yang ada di Kota Yogyakarta mengikuti garis yang telah ditentukan oleh DPP Partai Demokrat.

"Seperti diungkapkan Ketua Umum Demokart, Anas Urbaningrum, Partai Demokart akan memperjuangakan sesuai dengan aspirasi rakyat DIY. Kami tidak akan terjebak pada perdebatan pemilihan atau penetapan. Tapi betul-betul memperjuangakan sesuai dengan aspirasi masyarakat Jogja," kata Ketua Umum DPC Partai Demokrat Jogjakarta RM Sinarbiyatnujat kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 13/12).

Sinarbiyatnujat sepertinya tidak percaya dengan kengototan masyarakat Jogja yang menginginkan agar Sultan lansgung ditetapkan. Karena menurut dia, polarisasi itu sengaja diciptakan.

"Itu kan sengaja diciptakan, diberitakan supaya jadi polemik, seolah-olah kemudian, dihadapkan hanya ada dua pilihan yang pro penetapan dan pemilihan. Aspek-aspek politik ini lah yang sengaja diciptakan. Partai Demokrat akan memperjuangkan aspirasi rakyat DIY, itu jauh lebih dalam," ungkapnya.

Dalam Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Jogjakarta jelas disebutkan gubernur dan wakil gubernur akan dipilih secara demokratis. Saat ditanya kan hal tersebut, dia tak mau menanggapi.

"Konteks itu ranahnya DPR RI dan pemerintah pusat. Saya bicara konteks Partai Demokrat. Tepat sekali bapak ketua umum meyampaikan akan memperjuangkan sesuai dengan aspirasi rakyat Jogja," demikian dia kembali menjelaskan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA