Kubu Wiranto Desak SBY Urus Century, Gayus, dan TKI daripada Jogja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 13 Desember 2010, 09:57 WIB
Kubu Wiranto Desak  SBY Urus Century, Gayus, dan TKI daripada Jogja
RMOL. Permintaan agar Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak lagi aktif di partai politik semakin menguat. Kini giliran kubu Wiranto di Partai Hanura menungkapkan hal yang sama.

"Sebaiknya memang begitu. Karena Sultan milik dari segala lapisan masyarakat yang ada di Jogja, jadi mestinya tidak terlibat langsung dalam partai," tegas Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Hussein kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 13/12).

Fraksi Hanura sendiri belum menetapkan apakah akan memilih penetapan atau pemilihan secara demokratis dalam pemilihan gubernur Jogjakarta sebagaimana dimuat dalam rancangan undang undang Keistimewaan Jogjakarta.

"Sementara ini kan masih sebatas komentar-komentar yang baru katanya-katanya. Karena RUU-nya belum diajukan ke DPR," kilah Hussein.

Meski begitu, Hanura meminta, agar sistem yang sudah berjalan selama ini di Jogjakarta untuk tidak diubah. Menurutnya, lebih baik pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengurus kasus-kasus lain yang butuh perhatian khusus.

 "Mending diurus kasus-kasus yang masih perlu penanganan khusus, seperti kasus Century, kasus Gayus, TKI yang terlunta-lunta di Arab Saudi. Lebih baik fokus disitu. Biarkan masyarakat (Jogja) yang sudah hidup tenang dan berjalan baik selama ini," tegas dia. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA