Adik Sri Sultan Hamengkubuwono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Demokrat Jogjakarta itu berjanji akan mengundurkan diri kalau pemerintah tetap menyerahkan
draft Rancangan Undang Undang Keistimewaan Jogjakarta yang memuat gubernur dan wakil gubernur Jogja dipilih secara demokratis.
"Itu menunjukkan sebagai komitmen Partai Demokrat dekat dengan masyarakat dan tidak ingin mengecewakan, tidak ingin mengingkari aspirasi masyarakat yang berkembang selama ini, terutama di Jogja. Sikap beliau itu harus kita hormati," ujar anggota Komisi I DPR ini.
Karena itu, Roy yang juga politisi Partai Demokat ini kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 6/12), berkesimpulan bahwa sikap Prabu itu merupakan sikap seorang negarawan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.