"Soal (Kesultanan) Jogja telah dipingpong kesana-kemari. Sudah dipolitisasi sedemikian rupa dari partai politik lain. Pernyataan Ganjar Pranowo (Wakil Ketua Komisi II DPR) dan partai lain-lain, itu mencerminkan ketidakpahaman mereka terhadap apa yang dikatakan Pak SBY," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 2/12).
Anggota Komisi III DPR ini menegaskan, bahwa salah besar bila disebut Presiden SBY tidak paham sejarah keraton Jogjakarta. Hal demikian juga bila disebut Presiden SBY tidak aspiratif terhadap keinginan warga Jogja. Namun, saat ditanya apa yang sebenarnya yang disampaikan oleh Presiden, Ramadhan Pohan enggan membeberkan.
"Saya nggak mau menambahi dan mengurangi apa yang disampaikan Pak SBY. Saya hanya mau mengomentari upaya politisi yang mempolitisir dan memelintir fokus pembicaraan Pak SBY. Pak SBY sangat cinta Jogja, sangat menghormati Kesultanan Jogja, dan Pak SBY sangat paham dan mengerti aspirasi warga Jogja," demikian Ramadhan meyakinkan.
[zul]