Namun, saat dikonfirmasi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan belum mengetahui soal kepastian perombakan KIB II itu.
"Kalau soal
reshuffle (perombakan KIB II) hanya SBY dan Tuhanlah yang tahu," elaknya saat dihubungi kepada
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 24/11).
Namun, dia memastikan evaluasi terhadap kinerja menteri telah dilakukan. Salah satunya penilaian yang dilakukan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan yang dipimpin Kuntoro Mangkusubroto.
"Jadi kita tunggu saja hasil evaluasi itu. (Evaluasi juga) belum tentu merekomendasikan atau berujung pada
reshuffle," imbuhnya.
Anggota Komisi I DPR ini menambahkan, kalau kinerja menteri itu sangat jeblok, menurutnya, sangat wajar terjadi pergantian. Dia mengibaratkan dengan pergantian pemain dalam sebuah kesebelasan sepak bola.
"Kan biasa itu (pergantian) seperti dalam sistem kebelasan. Kalau (pemain) cidera, ditarik. Tapi kalau cideranya tidak parah-parah banget, masih bisa lari, masih bisa diperbaiki, ya ngapain ditarik. Karena
reshuffle basisnya adalah kompetensi dan kinerja. Bukan di luar itu," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: