"Saya kira terlalu pagi. Kita tidak bisa komentar. Kan belum ada penjelasan yang resmi mengenai apa yang terjadi," ujar pengamat Ekonomi Revrisrond Baswir kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 23/11) saat dimintai tanggapan atas dugaan Wakil Ketua DPR Pramono Anung soal itu.
Menurutnya, yang perlu didesak sekarang adalah pihak Garuda memberikan penjelasan yang lengkap dan transparan mengenai apa yang terjadi. Dan penyebab kekacauan itu yang perlu diinvestigasi.
"Malah kalau perlu, kalau memang ada proyek yang sedang dilaksanakan, harus jelas siapa yang membiayai, siapa yang melaksanakan, kenapa terjadi kecakauan. Itu dulu yang diselidiki," tegas dia.
Lagian pula, tambahnya, kekacauan jadwal penerbangan Garuda ini merupakan persoalan manajemen perusahaan. Sedangkan rencana penjualan saham perdana adalah kebijakan pemerintah.
Dosen Universitas Gajah Mada ini sendiri tidak sepakat dengan rencana penjualan saham perdana PT Garuda Indonesia itu. "(Saya) sudah jelas, tidak sepakat," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: