Pertama, keluarga ingin jenazah ibu tiga anak asal Kampung Citeuyeum, Cianjur, Jawa Barat itu segera dikembalikan ke Tanah Air.
Kedua, keluarga juga meminta agar hak-hak korban selama bekerja di Arab Saudi sejak Juli 2009 lalu diselesaikan. Karena sejak bekerja di Arab Saudi Kikim tak pernah mengirimkan hasil kerjanya ke kampung halaman.
"Hak-haknya harus diselesaikan oleh yang terkait disana, misalnya berapa gajinya. Karena sampai saat ini belum pernah kirimin ke keluarga. Kami tidak tahu, apakah disimpan atau bagaimana," ujar kakak Kikim, Atang Jaelani, kepada
Rakyat Merdeka Online (Senin, 22/11).
Saat ini, terang Atang, keluarga hanya menggelar doa dan tahlilan setiap malam sambil menunggu jenazah Kikim tiba di Tanah Air. Selain masyarakat dan handai tolan, lanjut Atang, pejabat dari pemerintahan juga berdatangan ke rumah duka.
[zul]
BERITA TERKAIT: