Bila pada 9 November dia memohon ijin untuk memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri, hingga saat ini Milana tidak datang tanpa memberikan alasan apapun baik kepada atasan maupun rekan kerjanya. Akibat ulahnya, rekan kerja Milana, Desi, mengaku risih.
"Risih juga kalau kita begini terus. Kita dikejar-kejar media massa hampir tiap hari padahal yang bersangkutan tidak pernah kelihatan orangnya," keluh Desi saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta, Senin (5/11).
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta, Budi Utomo, juga mengaku gerah dengan ulah Milana.
"Ini kasus disiplin harap jangan meluas. Jujur, pihak Pemprov dengan kejadian seperti ini sudah dirugikan secara
imej. Disini tidak ada yang kita lindungi. Kasihan teman-teman lain yang rajin kerjanya," ungkap Budi.
"Kalau bisa yang seperti ini di-
cut saja," tegas Budi Utomo.
Sebelumnya, Kasubag Persidangan Pimpinan dan Panitia Sekretariat DPRD Provinsi DKI Jakarta, Yayan Sopyan kepada
Rakyat Merdeka Online, Milana Anggraeni selama dua bulan terakhir terhitung mulai awal bulan September-Oktober sampai tanggal 9 November kemarin dinyatakan tidak melaksanakan tugas dengan baik.
Ada pula isu beredar di kantor Milana yang mengatakan bahwa tunjangan kerja daerah yang sudah diterima istri Gayus itu harus dikembalikan karena selama ini berkinerja tidak baik.
[ald]